Sman Mojogedang Ikuti Diseminasi Pemanfaatan Bunga Rampai Membangun Iklim Inklusivitas

2024-07-19 11:28:06 | SMAN MOJOGEDANG
185 -
KARANGANYAR- Bertempat di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah yang beralamatkan di Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar. Guru dan perwakilan orangtua murid SMAN Mojogedang hadiri undangan Diseminasi Bunga Rampai yang diselenggarakan oleh Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada hari Selasa tangga16 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penguatan karakter dan memberikan pendampingan bagi ekosostem pendidikan terkait kesetaraan gender dan iklim inklusivitas. Tatik KDS, S.Pd. selaku perwakilan orangtua murid menyampaikan, melalui kegiatan Diseminasi Bunga Rampai Membangun Inklusivitas ini, guru dan orangtua mendapatkan edukasi mengenai cara mengenal dan mewujudkan lingkungan inklusif di dunia pendidikan. Dia menambahkan, bahwa untuk dapat mewujudkan linkungan inklusif di sekolah, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, antara lain keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. “Aksesibilitas fisik dan nonfisik perlu diperhatikan dengan mengutamakan kebutuhan murid di sekolah,” imbuhnya. Sementara Eka Trianingsih, M.Pd. selaku guru SMAN Mojogedang menjelaskan, kegiatan yang diikuti ini bertujuan untuk mengenalkan bunga rampai yang isinya meliputi cara mengenal dan mewujudkan lingkungan inklusif, peran keluarga dan masyarakat, ragam individu berkebutuhan khusus termasuk disabilitas, membahas kesetaraan gender bidang pendidikan sebagai hak asasi manusia, serta berbagai praktik baik yang dilakukan oleh Puspeka. “Kami berharap, guru, orangtua, dan masyarakat mendapatkan gambaran informasi yang jelas mengenai lingkungan inklusif sehingga mampu menghargai perbedaan atau keberagaman yang ada di sekitar mereka. Inklusivitas di lingkungan pendidikan artinya memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang untuk belajar dan mengenyam pendidikan di sekolah. Selain guru dan orangtua di tingkat TK,SD, SMP, SMA, dan SMK, acara diseminasi ini juga melibatkan 150 orang dari unsur pengawas,komunitas pendidikan, serta PKBM yang berasal dari daerah Surakarta, Karanganyar, dan Sukoharjo. Kontributor, Eka Trianingsih


Bagikan
Apa reaksi Anda?

Komentar

1000 karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini